oleh

Apa Itu Radikal Bebas ?

Radikal Bebas merupakan bagian dari proses alami dalam tubuh. Radikal bebas merupakan sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif dalam tubuh. Disebut radikal bebas karena sel-sel yang rusak kehilangan molekul penting yang sehingga mendatangkan kerusakan jika bertemu molekul lain. Radikal bebas juga dapat merusak DNA yang dapat menyebabkan munculnya penyakit. Satu sel yang rusak dapat dengan cepat merusak sel lain. Saat DNA berubah, sel tersebut bisa bermutasi dan berkembang secara tidak normal dengan cepat. Kadar radikal bebas yang diimbangi dengan antioksidan tidak akan berbahaya, tapi jika melampaui kadar yang dapat ditangani tubuh akan menyebabkan kerusakan.

Dalam kapasitas normal, radikal bebas sebenarnya berguna agi tubuh seperti untuk melawan peradangan, membunuh kuman penyakit, detoksifikasi racun, proses sintesis organik komplek dan polimerasi dinding sel. Jadi, dalam kadar normal radikal bebas dapat melindungi jaringan tubu dari kerusakan. Namun, dalam kadar yang berlebihan radikal bebas dapat menjadi molekul pemangsa yang menyerang bagian tubuh sehat, menghilangkan jaringan yang rusak sehingga sel mati secara biologis.

Selain itu radikal bebas juga berasal dari bahan lain yang ada di lingkungan sekitar sepert ozon, radiasi X-rey, polusi udara, asap rokok, pestisida, minuman keras, makanan dan air yang terkontaminasi racun.

Dampak 

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Berikut beberapa dampaknya :

  1. stres oksidatif menjadi faktor utama inflamasi, seperti gangguan pernapasan, artritis, stoke, jantung, hipertensi dan penyakit lainnya.
  2. paparan sinar matahari yang berlebihan menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel kulit. Sementara radikan bebas menyerang organ dalam seperti radikal bebas pada rokok yang menyerang paru-paru.
  3. kanker dan penyempitan pembuluh darah.
  4. kerusakan sel yang erat hubungannya dengan penuaan.

Pencegahan 

  1. pola makan sehat dengan makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah, sayur, rempah-rempah dan kayu manis.
  2. Antioksidan lain yang baik untuk menangkal radikal bebas adalah polifenol, flavonoid, glutathione dan vitamin C yang bisa didapat dari buah dan sayur seperti mengkudu dan kelengkeng.
  3. mengonsusi teh herbal atau suplemen seperti teh rosela, rumput mutiara dan sarsaparilla.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: alodokter dan health kompas

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed