oleh

Bagaimana Cara Mengatasi Cacar Air ?

Cacar air dalam istilah medis disebut dengan varicella, merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Ditandai dengan ruam kemerahan berisi cairan yang gatal diseluruh tubuh.

Gejala 

Gejala muncul setelah 10-21 terpapar virus, sebagai berikut :

  1. demam, pusing dan lemas
  2. nyeri tenggorokan
  3. selera makan menurub
  4. muncul ruam merah, kecil dan berisi cairan. Muncul secara bertahan dari perut, punggung, wajah dan menyebar ke seluruh tubuh dan bertambah banyak selama 2-4 hari.

Penyebab 

Cacar air disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster dan menular dengan mudah. Infeksi menyebar melalui air liur saat batuj atau bersin, kontak langsung dengan lendir, air ludah atau cairan luka lepuh. Faktor risiko seseorang terkena infeksi adalah sebagai berikut :

  1. belum pernah terkena cacar air
  2. belum menerima vaksin cacar air
  3. memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah
  4. bekerja di tempat umum seperti sekolah atau rumah sakit
  5. bayi baru lahir dari ibu yang belum pernah vaksinasi cacar air
  6. berusia dibawah 12 tahun

Pengobatan 

Dokter akan memberikan salep atau obat minum seperti antihistamin untuk meringankan gatal. Untuk meredakan demam dan nyeri dokter akan memberikan paracetamol. Selain itu penderita dapat melakukan perawatan mandiri dirumah, untuk meringankan gejala penderita dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut :

  1. perbanyak minum air putih, konsumsi  makanan yang lembut, tidak asin atau asam.
  2. jangan menggaruk ruam karena berisiko meningkatkan infeksi
  3. kenakan pakaian berbahan lembut dan ringan
  4. mandi air hangat 3-4 kali sehari, setelah ruam muncul
  5. kompres ruam atau luka dengan air dingin untuk meringankan gatal
  6. istirahat yang cukup, hindari kontak dengan orang lain untuk mencegah penularan

Pencegahan 

Langkah pencegahan pertama adalah dengan vaksinasi cacar air. Vaksin cacar air pertama kami diberikan pada umur 12-15 bulan dan vaksin lanjutan pada usia 2-4 tahun. Sedangkan untuk anak yang sudah besar atau dewasa perlu mendapatkan dua kali vaksinasi dengan selang waktu 28 hari.

Sementara seseorang yang sudah pernah mengalami cacar air tidak perlu vaksinasi karena imunitas tubuh sudah melindungi tubuh dari virus ini sepanjang hidup. Begitu juga dengan anak yang dilahirkan dari ibu yang pernah menderita cacar air. Imunitas tubuh ibu diturunkan kepada anaknya, melalui plasenta dan air susu ibu (ASI), selama beberapa bulan setelah kelahirannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed