oleh

Gangguan Siklus Menstruasi

Gangguan siklus mentrusasi bisa seperti darah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, siklus tidak teratur, menstruasi terlalu lama atau telalu pendek, tidak menstruasi lebih dari 3 bulan tidak menstruasi sama sekali. Siklus normal menstruasi adalah 21-35 hari, dengan lama menstruasi sekitar 4-7 hari.  Gangguan siklus menstruasi terdapat beberapa jenis diantaranya :

1. AMENOREA

Amenorea terbagi dalam primer dan sekunder. Amenorea primer merupakan kondisi dimana wanita belum pernah mengalami haid selama 16 tahun. Sedangkan yang sekunder merupakan kondisi dimana wanita subur yang tidak sedang hamil berhenti menstruasi selama 3 bulan atau lebih. Amenorea primer disebabkan oleh kelainan genetik, gangguan otak dalam mengatur hormon mentruasi dan masalah pada ovarium. Sedangkan amenorea sekunder disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut :

  • kehamilan dan menyusui
  • menopause¬†
  • penurunan berat badan berlebih
  • penyakit tertentu seperti penyakit tiroid, PCOS dan tumor otak
  • gangguan rahim
  • stres
  • efek samping obat-obatan
  • penggunaan kontrasepsi

2. Dismenorea

Dismenorea merupakan kondisi dimana wanita mengalami nyeri ketika haid, umumnya terjadi pada hari pertama dan kedua. Gejalanya seperti kram di perut bawah dan menyebar hingga punggung serta paha disertai sakit kepala, mual dan muntah. Dismenorea terjadi akibat kadar hormon prostaglandin yang berlebih saat hari pertama haid. Setelah beberapa hari hormon berkurang dan nyeri berkurang.

3. Menorrhagia

Menorrhagia merupakan gangguan berupa keluarnya darah secara berlebihan dan sangat banyak, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Wanita yang mengalami menorrhagia biasanya akan mengalami hal-hal berikut :

  • darah yang keluar terlalu banyak sehingga harus sering mengganti pembalut
  • harus menggunakan dua pembalut untuk menampung pendarahan
  • mengalami gejala anemia seperti lemas, pucat dan sesak napas
  • mengeluarkan gumpalan-gumpalan darah selama lebih dari satu hari

4. Oligomenorea

Oligomenorea merupakan kondisi ketika wanita jarang menstruasi, siklusnya antara 35-90 hari atau haid dalam 8-9 kali dalam satu tahun. Kondisi ini bisa dialami oleh remaja pubertas atau wanita yang hampir menopause. Gangguan ini disebabkan oleh aktivitas hormon yang tidak stabil. Beberapa hal yang dapat menyebabkan oligomenorea antara lain :

  • menggunakan kontrasepsi hormonal
  • sering olahraga atau aktivitas fisik yang berat
  • gangguan ovulasi
  • mengalami penyakit tertentu dan gangguan makan
  • mengalami masalah psikologis
  • efek samping obat-obatan tertentu

5. Premenstrual dysphoric disorder (PMDD)

PMDD merupakan PMS (premenstrual syndrome) yang cukup berat. PMS merupakan kondisi dimana saat menjelang mentruasi wanita akan mengalami perubahan mood, nyeri atau kram perut ringan, sakit kepala, cemas, gelisah dan mudah emosi. Sedangkan PMDD meupakan kondisi dimana gejala PMS yang terjadi disertai disforia, gelisah, susah tidur, depresi, lemas hingga muncul keinginan untuk bunuh diri. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :

  • faktor keturunan
  • kelebihan berat badan
  • jarang berolahraga
  • gangguan tiroid
  • mengonsumsi alkohol dan obat terlarang

 

Penanganan untuk setiap gangguan berbeda-beda tergantung penyebabnya. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Gangguan menstruasi normal terjadi pada wanita, tapi jika anda merasa sakit yang berlebihan dan mengganggu aktivitas segeralah untuk ke dokter.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed