oleh

Gangguan Varikokel

Varikokel merupakan pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena dalam skrotum atau kantong zakar. Skrotum berfungsi untuk menahan testis yang mengandung arteri dan vena di saluran sperma. Ketika pembuluh darah mengalirkan darah dari testis ke penis seharusnya tidak terasa dan teraba. Namun pada penderita varikokel pembuluh darah tampak seperti cacing banyak dalam skrotum. Gangguan ini tidak menimbulkan gejala yang membahayakan nyawa, namun dapat menyebabkan testis mengecil dan mengganggu kesuburan.

Gejala 

  1. merasakan kondisi tidak nyaman pada skrotum
  2. nyeri saat berdiri atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu yang lama dan berkurang saat berbaring
  3. terdapat benjolan pada salah satu testis
  4. skrotum membengkak
  5. terjadi pembersaran vena dan terlihat seperti cacing pada skrotum

Penyebab 

Varikokel disebabkan oleh pembuluh vena yang berfungsi kurang baik. Sepanjang pembuluh darah vena, terdapat katup satu arah yang membuka aliran darah menuju jantung dan langsung menutup saat aliran darah melambat. Varikokel terjadi saat katup tidak dapat menutup dengan baik sehingga aliran darah berbalik dan terkumpul pada daerah sebelum rusaknya katup, lalu membentuk varikokel. Varikokel juga dapat terjadi saat pembuluh darah lebih besar di perut tersumbat, sehingga darah terkumpul pada pembuluh darah vena kecil, layaknya skrotum, sehingga pembuluh darah tersebut melebar.

Cara Mengatasi 

Saat varikokel menimbulkan rasa nyeri dokter akan memberikan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau paracetamol atau menyarankan menggunakan celana penyangga testis untuk mengurangi tekanan. Jika rasa nyeri hebat dan testis mengecil atau karena kemandulan dokter akan melakukan tindakan sebagai berikut :

  1. Embolisasi yaitu memasukkan selang untuk menjangkau vena lokasi melalui selangkangan atau leher. Dokter akan memasukan zat untuk memperbaiki aliran darah dan varikokel. Cara ini dilakukan dengan bius total dan prosedurnya memakan waktu beberapa jam.
  2. Operasi dengan  menjepit atau mengikat pembuluh darah yang menjadi varikokel untuk menghambat aliran darah ke pembuluh tersebut dan dapat mengalir ke pembuluh darah normal yang lain. Operasi dapat dilakukan dengan bedah terbuka atau teknik sayatan minimal dengan bantuan alat khusus dan dilakukan dengan bius lokal atau total.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed