oleh

Penyebab Mual Setelah Makan

Mual setelah makan kerap kali dialami oleh sebagian orang. Hal ini akan mengakibatkan perut terasa tidak nyaman . Mual bukan tanda dari suatu penyakit melainkan gejala dari kondisi medis tertentu. Mual bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau karena makanan berlebih.

Penyebab Mual setelah makan

  • Alergi makanan

alergi makanan ditandai dengan rasa mual setelah makan, gatal-gatal, susah nafas, sakit perut, muntah, hingga diare.

  • Keracunan MakananĀ 

Keracunan makanna bisa terjadi karena infeksi bakteri dan virus yang terdapat pada makanan. Hal ini bisa ditandai dengan gejala mual, muntah, sakit perut, hingga diare berair.

  • Flu perut

Flu perut (gastroenteritis) merupakan infeksi pada sistem pencernaan yang diakibatkan karena makanan telah terkontaminasi oleh virus. Gejala flu perut antara lain mual, muntah, diare,demam, sakit otot, serta sakit kepala.

  • Batu Empedu

Ditandai dengan rasa mual setelah makan disertai sakit perut kanan atas dan muntah.

  • Asam lambung naik

Asam lambung naik di tandai dengan rasa mual setelah makan yang di sertai nyeri didada dan timbul rasa panas, muntah dan batuk.

  • Kehamilan

Rasa mual akan dialami terutama pada trimerster pertama kehamilan. Perubahan hormon dan fisik menjadi penyebab rasa mual pada tanda-tanda kehamilan.

  • Stres atau cemas

Stres dan cemas kadang mengakibatkan rasa mual setelah makan disertai sakit otot, kelelahan, tidak bergairah, sedih dan sering marah.

Cara Mencegah Mual Setelah Makan

  • Hindari makan dalam jumlah porsi bersar, makan lebih sering dalam porsi kecil lebih baik dari pada sekali makan tapi dalam porsi berlebihan
  • Makan dengan perlahan-lahan
  • Hindari minum ketika makan, minumlah setelah makan dengan jeda
  • Hindari makanan yang menyebabkan alergi
  • Hindari makanan yang sulit dicerna
  • Stop konsumsi minuman keras
  • Konsumsi obat pereda mual dan asam lambung. Tidak disarankan untuk ibu hamil

Jika rasa mual setelah makan terus berlangsung lebih dari seminggu, segeralah periksakan diri ke dokter agar bisa ditangani lebih lanjut.

 

 

sumber : alodokter,kompasdotcom

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed