oleh

Sering Buang Air Kecil – Apakah Berbahaya ?

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum atau karena kondisi medis tertentu. Normalnya, sehari buang air  4-8 kali atau sekita 1-2 liter. Namun kadang sebagian orang buang air kecil lebih banyak. Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasi kondisi medis tertentu, seperti :

1. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi ini ditandai dengan rasa ingin selalu buang air kecil yang tidak dapat ditahan, diiringi demam, dan rasa tidak nyaman atau nyeri pada perut bagian bawah.

2. Kandung kemih terlalu aktif

Otot kandung kemih berkontraksi secara berlebihan, sehingga menyebabkan keinginan untuk buang air kencing walaupun kandung kemih belum penuh urine.

3. Infeksi Ginjal

4. Batu Ginjal

5. Kehamilan

Pada awal kehamilan, uterus akan tumbuh dan menekan kandung kemih sehingga menyebabkan sering buang air kecil.

6. Diabetes

Pada penderita diabetes, tubuh akan berusaha membersihkan glukosa yang tidak terpakai di darah melalui urine.

7. Gangguan Prostat

Pembesaran prostat dapat menekan uretra atau saluran kemih dan menutup aliran urine yang menyebabkan dinding kandung kemih mengalami iritasi. Akibatnya, kandung kemih menjadi mudah berkontraksi bahkan ketika hanya ada sedikit urine, sehingga sering muncul rasa ingin buang air kecil.

8. Mengonsumsi obat-obatab diuretik

Obat diuretik akan membuang cairan berlebih di dalam tubuh, mengakibatkan keinginan buang air kecil secara terus menerus.

9. Stroke atau penyakit saraf

Kerusakan pada saraf yang mengatur fungsi kandung kemih dapat memicu seringnya buang air kecil.

10. Divertikulitis atau peradangan pada dinding usus besar

Gejala peradangan pada dinding usus besar adalah adanya rasa nyeri pada perut bagian kiri bawah, sering buang air kecil yang disertai rasa nyeri saat kencing, dan perdarahan dari dubur.

11. Faktor psikologis

Kecemasan berlebihan biasanya juga akan memicu sering buang air kecil.

Biasanya diperlukan pemeriksaan urine untuk mengetahui apakah ada senyawa abnormal dalam urine. Pengobatan dan penanganannya pun berbeda-beda tergantung  penyebabnya. Jika anda merasa seringnya buang air kecil disebabkan kondisi medis, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter, terlebih lagi jika urine berwarna keruh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed