oleh

Bagaimana Tumbuh Kembang Anak 4 Tahun yang Ideal ?

Saat anak sudah memasuki usia 4 tahun atau prasekolah sudah mulai bisa bersikap mandiri dan tidak bergantung pada orangtua. Mereka sudah bisa bernyayi, menggambar, dan bergaul dengan teman. Begitu banyak perkembangan anak usia 4 tahun, orangtua seringkali bingung mengenali apa yang salah dan yang normal dalam tumbuh kembang anak. Berikut beberapa ciri yang idealnya sudah bisa dilakukan anan saat berusia 4 tahun:

1. Kemampuan berbicara dan komunikasi

  • Bisa menjawab pertanyaan sederhana
  • Mengetahui lebih banyak kosakata dan penggunaannya dengan benar
  • Bisa menyebutkan nama lengkapnya
  • Menyanyi lagu-lagu sederhana
  • Berbicara dengan jelas dalam 4-5 kalimat
  • Mampu bercerita

2. Ketrampilan fisik dan motorik

  • Naik turun tangga tanpa bantuan
  • Melompat dan berdiri dengan satu kaki minimal 2 detik
  • Menendang bola ke arah depan
  • Menuangkan minuman dengan bantuan orangtua
  • Melempar bola atau menangkap bola

3. Ketrampilan sosial dan emosional 

  • Kemampuan untuk berpakaian dan menanggalkan pakaian tanpa bantuan orangtua
  • Bisa bekerja sama dengan anak-anak lain
  • Suka hal-hal baru
  • Senang bermain dengan teman ketimbang bermain sendirian
  • Berbicara tentang hal yang ia sukai dan tidak disukai

4. Ketrampilan mental dan berpikir 

  • Membuat gambar sederhana, misalnya lingkaran atau persegi
  • Melakukan tiga perintah dalam satu waktu, misalnya, “Di luar hujan nih, ayo pakai jaket, sepatu bot, dan bawa payungmu”
  • Mengetahui beberapa angka dan berhitung
  • Mengenal beberapa nama warna
  • Mengingat bagian cerita
  • Bisa menyalin huruf besar
  • Mengenali waktu
  • Memahami arti kata “sama” dan “berbeda”
  • Bisa menggunakan gunting

Bagaimana mendukung perkembangan si kecil yang berusia 4 tahun ?

  • Membiarkan anak berpendapat dan menentukan pilihannya. Misalnya, ia ingin memakai baju apa atau ingin bermain apa
  • Memberikan banyak waktu agar anak bisa aktif
  • Biarkan anak mencoba merawat dirinya sendiri, seperti berpakaian, mandi atau menggosok gigi
  • Berlatih menghitung dan bernyanyi
  • Mengatur waktu untuk bermain dengan anak-anak lain. Biarkan mereka menyelesaikan konflik mereka sendiri, tetapi tetap dengan pengawasan orangtua
  • Melakukan kegiatan seni seperti menggambar atau membuat kerajinan tangan dari kertas, gunting, dan lem
  • Berbicara dengan anak, mau menjawab pertanyaan mereka dan membantu anak mengenal nama emosi atau perasaan tertentu (sedih, senang, kecewa, dan lain-lain)
  • Mengajari anak cara meminta maaf jika ada teman yang tersakiti
  • Mulai memperkenalkan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh diperlihatkan atau disentuh orang lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: sehatq dot com

 

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed