oleh

Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kencing

Infeksi saluran kencing paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya adalah bakteri E.Coli. Untuk menentukan jenis pengobatan infeksi saluran kencing, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, termasuk tes urine, CT scan, MRI, dan sistoskopi. Kemudian doktee akan memberikan beberapa obat untuk mengatasi infeksi saluran kencing seperti:

1. Antibiotik

Antibiotik adalah obat infeksi saluran kencing yang paling umum digunakan karena dapat mengatasi bakteri penyebab infeksi. Beberapa jenis antibiotik yang dapat diberikan oleh dokter, di antaranya ampicillinlevofloxacinceftriaxoneciprofloxacinmetronidazolecotrimoxazolenitrofurantoin, dan pipemidic acid.

2. Obat-obatan lain

Selain antibiotik dokter juga akan menyarankan obat lain seperti paracetamol untuk mengurangi nyeri dan demam serta obat antiinflamasi nonsteroid misalnya ibuprofen.

Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kencing

1. Perbanyak minum air putih

Memperbanyak minum air putih dapat membantu tubuh mengeluarkan bakteri melalui urine dan melancarkan buang air kecil, sehingga infeksi dapat segera teratasi.

2. Jangan menahan buang air kecil

Menahan buang air kecil terlalu lama dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di dalam saluran kencing. Hal ini tentu akan semakin mempersulit penyembuhan infeksi saluran kencing.

3. Gunakan kompres air hangat untuk meredakan nyeri

Menggunakan kompres air hangat selama 10–15 menit dapat mengurangi nyeri yang timbul akibat peradangan yang terjadi pada penderita infeksi saluran kencing.

4. Jalani pola hidup sehat 

Hentikan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, hindari makanan pedas atau makanan yang mengandung pemanis buatan, karena dapat memperparah infeksi saluran kencing yang anda alami.

5. Jaga kebersihan dan kesehatan saluran kencing

  • Gunakan pakaian dalam berdaya serap baik, misalnya yang terbuat dari bahan katun.
  • Jangan menunda buang air kecil.
  • Hindari pakaian dan pakaian dalam yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan sintetis.
  • Bersihkan area kelamin dengan gerakan searah dari depan ke belakang untuk mengurangi risiko perpindahan bakteri dari anus ke saluran kencing.
  • Hindari penggunaan bedak atau sabun dengan bahan pewangi pada area kelamin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed