oleh

Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi Buta Warna

Buta warna adalah kondisi di mana kualitas penglihatan terhadap warna berkurang. Seseorang yang menderita penyakit ini akan sulit membedakan warna tertentu (buta warna sebagian) atau bahkan seluruh warna (buta warna total). Buta warna merupakan penyakit seumur hidup. Namun, penderita dapat melatih diri beradaptasi dengan kondisi ini, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal.

Penyebab Buta Warna

  1. Menderita penyakit diabetes, glaukoma, atau multiple sclerosis.
  2. Efek samping obat digoxin, ethambutol, phenytoin, chloroquine, dan sildenafil.
  3. Terpapar zat kimia carbon disulfide yang dipakai dalam industry rayon, dan styrene yang digunakan dalam industry plastik serta karet.
  4. Kerusakaan atau cedera pada mata akibat kecelakaan.
  5. mengalami kerusakan sel pigmen
  6. kelainan gen yang diturunkan orang tua
  7. seiring bertambahnya usia kemampuan dalam menangkap cahaya dan warna akan berkurang.

Gejala Buta Warna

Gejala buta warna pada dasarnya terbagi menjadi tiga tipe, yakni merah-hijau, biru kuning, dan total. Masing-masing tipe memiliki karakter gejala yang berbeda.

Buta warna merah-hijau

  • Warna kuning dan hijau terlihat memerah.
  • Oranye, merah, dan kuning terlihat seperti hijau.
  • Merah terlihat seperti hitam.
  • Merah terlihat kuning kecokelatan, dan hijau terlihat seperti warna krem.

Buta warna biru-kuning:

  • Biru terlihat kehijauan, serta sulit membedakan merah muda dengan kuning dan merah.
  • Biru terlihat seperti hijau, dan kuning terlihat seperti abu-abu atau ungu terang.

Buta warna total

Berbeda dengan kedua tipe di atas, seseorang yang menderita tipe buta warna total mengalami kesulitan membedakan semua warna. Bahkan beberapa penderitanya hanya dapat melihat warna putih, abu-abu, dan hitam.

Kenali Buta Warna Sejak Dini 

Tanda-tanda seseorang menderita buta warna dapat beragam, namun mudah dikenali. Beberapa di antaranya adalah:

  • Sulit mengikuti pelajaran di sekolah yang berhubungan dengan warna
  • Sulit membedakan warna daging mentah dan yang telah dimasak matang
  • Sulit membedakan warna lampu lalu lintas

Segala kesulitan yang dialami pasien buta warna dapat dikurangi dengan beberapa upaya, seperti:

  • Meminta bantuan kerabat atau keluarga saat mengalami situasi sulit yang berhubungan dengan warna, seperti ketika mencocokkan warna pakaian yang digunakan atau melihat apakah daging yang dimasak telah matang.
  • Menggunakan lampu yang terang di rumah agar membantu memperjelas warna yang ada.
  • Menggunakan teknologi pendukung yang tersedia, seperti aplikasi khusus yang dapat mendeteksi dan memberi tahu warna pada suatu objek.
  • Menggunakan lensa mata khusus. Lensa khusus ini dapat membantu pasien dalam mendeteksi warna tertentu. Namun, lensa ini tidak selalu cocok dan bekerja efektif di tiap orang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: alodokter dot com

 

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed