oleh

Leukoplakia Ditandai dengan Munculnya Bercak Putih di Mulut

Leukoplakia merupakan kondisi dimana bercak putih atau abu-abu muncul di gusi, lidah bagian dalam pipi, dan di dasar mulut akibat reaksi mulut terhadap iritasi, seperti akibat merokok. Sebagian leukoplakia tidak bersifat kanker, tapi ada juga bercak yang menjadi tanda awal kanker mulut. Selain itu, lekoplakia dapat muncul di area intim wanita.

Gejala

Leukoplakia ditandai dengan munculnya bercak di mulut yang berkembang secara perlahan dalam beberapa minggu atau bulan. Cirinya bercak berwarna putih keabuan, tebal, menonjol, dan terasa keras saat diraba, tidak menimbulkan nyeri, serta bercak sensitif pada panas, makanan pedas atau sentuhan. Selain itu ada jenis leukoplakia berambut, bercaknya bergelombang dengan garis-garis seperti rambut yang biasanya muncul di sisi kanan kiri lidah. Berikut beberapa gejala lain leukoplakia :

  1. bercak putih atau luka pada mulut yang tidak hilang setelah 2 minggu
  2. kesulitan membuka rahang
  3. benjolan atau bercak berwarna putih, merah, atau gelap di mulut
  4. nyeri telinga saat menelan
  5. terdapat perubahan di jaringan mulut

Penyebab

  1. merokok
  2. gesekan antara lidah atau gusi dengan gigi yang tajam atau patah
  3. gigi palsu yang tidak terpasang dengan baik
  4. konsumsi alkohol jangka panjang
  5. kondisi peradangan pada tubuh
  6. paparan sinar matahari
  7. HIV/AIDS
  8. kanker mulut
  9. leukoplakia berambut disebabkan oleh virus Epstein-Barr

Leukoplakia umumnya tidak menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan di mulut. Meski demikian, leukoplakia dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Kanker mulut umumnya terbentuk dekat bercak leukoplakia. Bahkan bercak leukoplakia itu sendiri bisa menjadi tanda kanker mulut.

Pengobatan 

Penanganan leukoplakia akan disesuaikan dengan penyebabnya, misalnya disebabkan oleh gesekan gigi maka penanganannya memperbaiki kondisi gigi oleh dokter gigi. Leukoplakia umumnya tidak berbahaya, namun jika bercak tidak juga hilang maka dapat dilakukan operasi pengangkatan bercak dengan irisan pisau bedah, sinar laser atau dibekukan.

Pada leukoplakia berambut, untuk mencegah perkembangan bercak akan diberikan antivirus. Krim dengan kandungan asam retinoid, seperti retinoid untuk memperkecil bercak.

Pencegahan 

  1. mengurangi konsumsi alkohol
  2. berhenti merokok
  3. banyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan, seperti bayam atau wortel
  4. rutin memeriksakan diri ke dokter, terutama orang yang sudah menderita penyakit ini agar tidak kambuh lagi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed