oleh

Mata Juling, Bagaimana Cara Mengatasinya ?

Mata juling atau disebut juga dengan Strabismus merupakan gangguan dimana mata tidak bisa melihat persis ke arah yang sama saat bersamaan. Mata juling bisa disebabkan karena cedera saraf atau disfungsi otot mata. Kondisi ini sebenarnya dapat diperbaiki dengan penanganan dini seperti menggunakan kacamata khusus, penutup mata dan tindakan operasi. Posisi mata tidak sejajar menyebabkan mata tidak bisa fokus melihat objek yang bersamaan.

Mata juling dibedakan menjadi 4 jenis sebagai berikut :

  1. Esotropia, merupakan mata juling yang bergeser ke arah dalam
  2. Eksotropia, merupakan mata juling yang bergeser ke arah luar
  3. Hipertropia, merupakan mata juling yang bergeser ke atas
  4. Hipotropia, merupakan mata juling yang bergeser ke bawah

Penyebab

Mata juling disebabkan oleh gangguan pada otot penggerak bola mata, tapi belum diketahui jelas penyebab gangguan pada otot penggerak bola mata. Beberapa faktor risiko mengalami mata juling antara lain sebagai berikut :

  1. menderita rabun jauh atau dekat
  2. menderita astigmatisme 
  3. menderita lumpuh otak
  4. mengalami infeksi seperti campak
  5. memiliki keluarga dengan riwayat mata juling
  6. memiliki kelainan genetik
  7. menderita diabetes 
  8. menderita kanker mata retinoblastoma
  9. dilahirkan secara prematur

Gejala 

  1. mata terlihat tidak sejajar
  2. kemampuan untuk memperkirakan jarak sebuah objek menurun
  3. penglihatan ganda
  4. kedua mata tidak bergerak secara bersamaan
  5. memiringkan kepala saat melihat sesuatu
  6. sering berkedip atau menyipitkan mata
  7. mata terasa lelah
  8. sakit kepala

Cara Mengatasi 

Tujuan pengobatan adalah untuk menyejajarkan mata dan meningkatkan ketajaman penglihatan. Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut :

  1. penutup mata, jika terjadi mata malas dokter akan menyarankan penderita menggunakan penutup mata untuk mendorong otot penggerak pada bola mata agar bekerja lebih keras.
  2. kacamata, bertujuan untuk mengobati mata juling yang disebabkan oleh gangguan penglihatan.
  3. tetes mata, untuk mengaburkan penglihatan mata yang lebih kuat sehingga mata memiliki fokus yang sama sekaligus memaksa mata yang lemah untuk bekerja keras.
  4. suntik botox, untuk melemahkan otot-otot mata yang lebih kuat, sehingga melatih otot mata yang lemah.
  5. latihan mata, bertujuan agar otot yang mengendalikan pergerakan mata dapat bekerja lebih baik.
  6. operasi, bertujuan untuk mengencangkan atau mengendurkan otot yang mengendalikan bola mata dan agar bisa menyelaraskan pergerakan mata sepenuhnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed