oleh

Melanoma

Melanoma merupakan jenis kanker yang berkembang pada melanosit, sel pigmen kulit penghasil melanin. Melanin berfungsi untuk menyerap sinar ultraviolet dan melindungi kulit dari kerusakan. Melanoma merupakan kanker yang jarang dan berbahaya. Kanker mulai muncul di kulit kemudian bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh. Gejala umumnya muncul tahi lalat baru atau terdapat perubahan pada tahi lalat yang sudah ada dan bisa terjadi di seluruh tubuh seperti wajah, tangan, punggung dan kaki.

Penyebab 

Melanoma disebabkan oleh sel-sel pigmen kulit yang berkembang secara tidak normal, dan saat ini penyebab sel pigmen berkembang tidak normal belum diketahui penyababnya.Sinar matahari merupakan sumber utama ultraviolet yang bisa mempengaruhi kulit. Pada beberapa kasus melanoma diduga disebabkan oleh paparan sinar matahari, tapi hal ini tidak terjadi pada semua melanoma. Jika terlalu lama terpapar sinar UVA dan UVB kulit akan mengalami kerusakan dan mudah terserang kanker kulit termasuk melanoma.

Beberapa faktor risiko seseorang terkena melanoma antara lain sebagai berikut :

  1. memiliki banyak tahi lalat
  2. memiliki banyak bintik di kulit
  3. terdapat area kulit yang pernah terbakan atau pernah menjalani perawatan radioterapi
  4. kulit pucat yang mudah terbakar atau kulit sulit berubah menjadi hitam
  5. usia menua
  6. mengalami kondisi yang menurunkan sistem kekebalan tubuh
  7. mengonsumsi obat-obatan yang menurunkan sistem kekebalan tubuh
  8. pernah didiagnosa kanker kulit
  9. anggota keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit melanoma atau kanker kulit
  10. terpapar senyawa kimia seperti arsenik atau petisida

Gejala 

Gejala umum melanoma adalah muncul tahi lalat baru atau terjadi perubahan bentuk pada tahi lalat lama. Ciri tahi lalat melanoma diantaranya memililki lebih dari satu warna, bentuk tidak beraturan, diameter lebih besar dari 6 mm, terasa gatal dan bisa berdarah.

Anda bis membedakan tahi lalat normal dan tahi lalat melanoma dengan daftar ABCDE sebagai berikut :

  1. A (asymmetrical) asimetris: melanoma memiliki bentuk tidak beraturan dan tidak bisa dibagi dua sama rata
  2. B (border) pinggiran: melanoma memiliki pinggiran yang tidak rata dan kasar, berbeda dengan tahi lalat normal
  3. C (colour) warna: melanoma biasanya campuran dari dua atau tiga warna
  4. D (diameter) diameter: melanoma biasanya berdiameter lebih besar dari 6 milimeter, dan berbeda dari tahi lalat biasa
  5. E (enlargement or evolution) pembesaran atau evolusi: tahi lalat yang berubah bentuk dan ukuran setelah beberapa lama biasanya akan menjadi melanoma

Cara Mengatasi 

Pengobatan melanoma tergantung pada kondisi penderita, jenis kanker dan stadium kanker yang diderita. Penanganan utamanya adalah dengan tindakan operasi. Operasi pembedahan bisa dilakukan pada melanoma yang muncul jauh dari tempat sel-sel melanoma pertama yang muncul. Sedangkan untuk mengurangi efek dari gejala yang terjadi, beberapa penanganan yang bisa dilakukan diantaranya :

  1. Radio terapi, bertujuan untuk mengangkat nodus limfa setelah operasi dan untuk meringankan gejala melanoma stadium tinggi. Efek samping dari radioterapi antara lain kelelahan, mual, hilang selera makan, rambut rontok, dan ruam-ruam pada kulit.
  2. Obat-obatan dilakukan dengan kemoterapi ( pemakaian obat-obatan anti kanker atau sitotoksin untuk membunuh kanker), imunoterapi ( obat-obatan yang sudah berasal dari unsur yang ada di dalam darah secara alami untuk mendorong sistem kekebalan tubuh untuk melawan melanoma), antibodi monoklonal ( Penderita akan diberikan antibodi buatan dalam dosis tertentu. Kemudian antibodi tersebut akan mengenali sel-sel tumor dan menghancurkannya).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed