oleh

Radang Usus

Radang usus merupakan peradangan pada saluran pencernaan yang ditandai dengan iritasi hingga luka. Radang usus disebut juga Inflammatory bowel disease atau penyakit inflamasi usus. Radang usus terdiri dari dua jenis yaitu kolitis ulseratif dan crohn’s disease. Kolitis ulseratif merupakan peradangan kronis pada lapisan terdalam usus besar atau kolon. Sedangkan crohn’s disease merupakan peradangan yang bisa terjadi di seluruh sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga dubur.

Gejala 

  1. nyeri perut atau kram perut
  2. perut kembung
  3. diare
  4. selera makan berkurang
  5. berat badan turun
  6. BAB berdarah

Selain menyerang usus, peradangan juga dapat timbul di luar sistem pencernaan, khusus penderita crohn disease di area kelamin dapat muncul sariawan atau luka. Selain itu BAB berdarah dapat menyebabkan anemia sehingga menimbulkan kondisi mudah lelah dan pucat.

Penyebab

Radang usus berlum diketahui secara pasti penyebabnya. Radang usus diduga disebabkan respon sistem kekebalan tubuh yang abnormal atau biasa disebut autoimun. Sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melawan infeksi bakteri dan virus. Pada penderita autoimun, upaya perlawanan infeksi malah menyerang jaringan tubuh sendiri, seperti usus. Sehingga menyebabkan radang usus.

Seseorang yang berisiko terkena radang usus diantaranya:

  1. memiliki kebiasaan merokok
  2. tinggal di dekat kawasan industri
  3. sering mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid
  4. berusia di bawah 35 tahun

Cara Mengatasi 

  1. Mengubah jenis makanan dan minuman, hindari susu, alkohol, kafein, dan makanan pedas karena dapat menimbulkan diare. Batasi konsumsi makanan berlemak dan perbanyak makanan berserat.
  2. Hentikan kebiasaan merokok, merokok dapat memperparah peradangan usus.
  3. Berolahraga secara rutin, dapat membantu mengembalikan fungsi normal usus dan juga mengurangi stres.

Untuk kondisi yang serius dokter akan memberikan obat-obatan untuk meredakan gejala diantaranya :

  1. Kortikosteroid, untuk meredakan peradangan pasa saluran pencernaan.
  2. Obat imunosupresif, untuk menghambat sistem kekebalan tubuh agartidak menyerang usus dan menimbulkan peradangan.
  3. Obat antibiotik, untuk mengatasi infeksi.
  4. Obat antidiare, untuk meredakan diare akibat peradangan usus.
  5. Obat pereda nyeri, untuk mengatasi nyeri perut seperti ibuprofen dan paracetamol.
  6. Suplemen zat besi, untuk kasus pendarahan usus kronis yang dapat menimbulkan anemia dan defisiensi besi.
  7. Suplemen kalsium dan vitamin D, diberikan pada penderita crohn’s disease karena berisiko mengalami osteoporosis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : alodokter dot com

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed